Kamis, 26 November 2015



AURELIUS AGUSTINUS DAN THOMAS AQUINAS
BAB I
PENDAHULUAN
  1. Latar Belakang Masalah
Memahami dan mengkaji tentang ajaran dua tokoh filosofi, adalah salah satu diminsi ke Filsafatan yang takterlepas dari perjalanan pemikiran-pemikiran tentang Ilmu Filsafat itu sendiri.
Pada abad pertengahan ada dua tokoh yang sangat berpengaruh terhadap ajaran-ajaran yang lain pada waktu. Mereka adalah Agustinus dan Aquinas seorang filosof yang jenius, teori-teorinya dapat di kolaborasikan dengan filsafat-filsafat modern.
  1. Rumusan Masalah
Mengingat latar belakang masalah diatas maka kami mengangkat permasalahan-permasalahan tersebut menjadi rumusan masalah yang akan dibahas dalam makalah ini :
Seperti apakah pokok-pokok ajaran kedua tokoh dan bagaimanakah relefansinya terhadap bangsa indonesia!
  1. Metode
Metode yang kami gunakan dalam penulisan makalah ini bersifat diskriptif, sementara Teknik pengumpulan data kami lakukan dengan cara membaca buku-buku terkait tentang Ilmu Filsafat..
BAB II
PEMBAHASAN
A. ARTI PENTING KEDUA TOKOH
Sebagai filosof yang mendominasi abad pertengahan kedua tokoh ini mempunyai pengaruh/arti penting yang besar terhadap ajaran-ajaran pada waktu itu.
Pertama, Agustinus (354-430). merupakan tokoh filsafat yang telah meletakkan dasar-dasar bagi pemikiran abad pertengahan mengadaptasi platonesme dengan ide-ide Kristen, memberikan formolasi sistematic terhadap filsafat Kristen, Agustinus merupakan sumber/asal usul reformasi yang dilakukan oleh protestan.
Paham teosentris pada Agustinus menghasilakan refolusi dalam pemikiran orang Barat. anggapannya yang meremehkan pengetahuan duniawi, kebenciannya terhadap teori-teori kealaman, imannya kepada tuhan tetap merupakan bagian peradaban modern. sejak zaman Agustinus orang barat lebih memiliki sifat introspektif, karena Agustinuslah diri dalam hubungannya dengan tuhan menjadi penting dalam filsafat. Sehingga kita selalu ingin memperoleh norma yang dapat mengulur tindakan-tindakan kita singkat. Pemikiran Agustinus mempunyai arti penting terhadap manusia modern.
Kedua, Tomas Aquinas (1225-1274) sebagai filosof yang mempunyai teori-teori yang dapat dikombinasikan reset-reset modern, terutma tentang teorinya yang sangat Vital pada waktu itu adalah teorinya tentang eksistensi tuhan pada waktu yang mempunyai arti penting terhadap perkembangan pola fikir masyarakat modern. namun denganmenggunakan pendekatan yang rasional, banyak keluarga yang melakukan penolakan terhadap ajaran-ajarannya, tapi bukan dengan itu akan mengurangi pamur Aquinas, malah keterannya makin populer. maka bukan tidak mungkin pemikiran Aquinas mempunyai arti penting terhadap pola fikir manusia modern.
B. BIOGRAFI TOKOH
1. Aurelius Augustinus, (354-430)
Augustinus lahir di tagasta, numidia ( sekarang Algeria), pada 13 november 354. ayahnya, patricius , adalah seorang pejabat pada kekaisaran romawi, yang telah kafir sampai kematiannya pada tahun 370. ibunya,monica (monnica), adalah penganut Kristen yang amat taat. Dalam bahasa latin augustinus di kenal dengan nama aurelius. Pendidikan yang mula-mula diterimanya ialah dalam bidang gramatika dan aritmetika. Ia sangat benci sama gurunya yang menggunakan hukuman dalam metode mengajarnya. Bahasa yunani di bencinya sehingga ia tidak mempunyai pengetehuan yang sempurna tentang bahasa itu.
Tatkala berumur sebelas tahun, ia dikirim ke sekolah madaurus, suatu tempat orang kafir, atau sebutlah lingkungan kafir. Lingkungan itu telah mempengaruhi perkembangan mral dan agamanya sementara ibunya selalu mendoakan agar anaknya itu menerima ajaran Kristen. Keinginan ibunya ditulis oleh augustinus dalam bukunya confessionnnns, yang bila diterjemahkan kira-kira berarti “pengakuan” atau “syahadat”. Tahun 369-370 dihabiskannya di rumah sebagai pengaggur, tetapi suatu bacaan tentang Cicero pada bukunya, hortensius, telah membimbingnya ke filsafat.
Pada tahun 370, karena bantuan kawanya, romanianus, ia pergi ke kartago. Di sana ia tinggal bersana seorang guru wanita yang melahirkan seorang anak untuknya yang bernama adeodatus 371. di sana ia menjadi seorang Manichean, yaitu suatu ajaran agama yang mengajarkan bahwa mani adalah mani yang terakhir, benar-benar sebagai juru selamat yang di janjikan oleh kristus. Ia lahir dipersia tahun 216 (selanjutnya lihat encyclopedia Americana, 18:218c; Runes, 1971:187). Pada tahun 373-374 ia mengajar di tagasta, dan sembilan tahun berikutnya ia mengajar di kartago. Kemudian ia pindah ke roma, dan di sana ia mendirikan sekolah retorika, dan ia pun meninggalkan ajaran mani, lalu menjadi seorang skeptis.sethun kemudian ia mendirikan sekolah di Milan.
Ada beberapa pengaruh yang di terimanya, di anataranya ialah dari saint ambrose, dari temannya simplicianus, dan dari neo-platonisme. Semua itu menggiringnya untuk menerima gereja Kristen. Tobatlah ia. Pada hari paskah 25 april 378 ia dan anaknya, adeodatus, dibaptiskan. Segera setelah itu ia dan kelurganya kembali ke afrika. Di ostia, pelabuhan roma, ibunya meninggal dunia setelah terjadi suatu pembicaraan yang indah dengannya yang direkamnya dalam confessions.
Setelah ia mengalami lonversi, ia mengabdikan seluruh dirinya kepada tuhan dan melayani pengikut-pengikutnya. Setelah ia kembali ke tagasta pada tahun 388, ia menjual seluruh warisan, dan uang hasil penjualan it diberikan semuanya kepada fakir miskin. Yang tinggal hanyalah sebuah rumah yang di rumahnya menjadi duatu tempat masyarakat birawan. Ia sebenrnya tidak berminat menjadi pendeta, tetapi pada tahun 391 ia di habiskan menjadi pendeta karena didesak oleh hamper semua orang di tempat tinggalnya dekat kota hipp0 (sekarang masuk wilayah aljazair).
Pada tahun 395-396 ia ditahbiskan lagi menjadi pembantu uskup di Hippo. Hippo adalah sebuah kota yang berpenduduk kira-kira tiga puluh ribu orang, tetapi gereja Kristen disana tidaklah kuat karena penduduknya campuran penganut berbagai agama dan berbagai suku. Tahun terakhir kehidupannya adalah tahun-tahun peperangan bagi Imperium Romawi. Pada bulan agustus tahun 403, Valdal, yang menuju kebarat setelah menguasai Kartago, mengepung Hippo. Di tengah-tengah penyerbuan pada tanggal 28 Agustus 430, Augustinus meninggal dunia dalam kesucian dan kemiskinan yang memang sudah lama dijalaninya. Setelah penaklukan itu orang Vandal menghancurkan semua yang dijumpai mereka kecuali gereja dan perpustakaan Augustinus, yang dibiarkan tanpa diganggu. (lihat Mayer: 355-357;Encyclopedia Americana, 2:685-686; Runes:28).
 Hasil gambar untuk aurelius agustinus
2. Thomas Aquinas (1225-1274)
Ia lahir di Roccasecca, Italia, pada tahun 1225 dari keluarga angsawan, baik Bapaknya maupun Ibunya. Pada masa mudanya dia hidup bersama Pamannyayang menjadi pemimpin orpo di monte Cassino. Ia beraa disana pada 1230-1239. Pada tahun 1239-1244 ia belajar Universitas Napoli, tahun 1245-1248. di Universitas Paris di bawah bimbingan Albertus tetap berada di Cologne. Tahun 1252 ia kembali belajar di Universitas Paris pada fakultas teologi. Tahun 1256 ia diberi Ijazah (Licenti Docendi) dalam bidang teologi, dan ia mengajar disana sampai tahun 1259. Tahun 1269-1272 ia kembali ke Universitas Paris untuk menyusun tantangan terhadap ajaran Ibnu Rusyd. Sejak tahun 1272 ia mulai mengajar di Universiti Napoli. Ia meninggal pada tahun 1247 di Lyons. karyanya yang paling penting ialah Suma Contra Gentiles (1258-1264) dan Summa Theologcai .(1266-1273) (Lihat Avey: 99).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar